<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Naskah Khotbah</title>
<link>http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/535</link>
<description>Nash khotbah karya civitas academica STT Amanat Agung (Sermons by STTAA community)</description>
<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 17:10:53 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-13T17:10:53Z</dc:date>
<item>
<title>Kasih Setia (ḤESED) Tuhan Lebih Baik daripada Hidup: Mazmur 63:1-9</title>
<link>http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/635</link>
<description>Kasih Setia (ḤESED) Tuhan Lebih Baik daripada Hidup: Mazmur 63:1-9
Jonly Joihin
Penafsir umumnya menemukan kesulitan dalam mengenali struktur Mazmur 63. Salah satu petunjuk untuk mengenali struktur dan mengerti makna Mazmur 63 adalah pada istilah “tanah kering.” Konteks makna “tanah kering” sejajar dan diperkuat dengan pemberian judul “Mazmur Daud ketika ia ada di padang gurun Yehuda,” di mana “padang gurun” mempunyai konotasi yang dekat dengan “tanah kering.” Kedua istilah merujuk pada situasi yang tidak aman dan genting, atau situasi kegersangan dan penderitaan.
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2020 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/635</guid>
<dc:date>2020-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>KOMUNITAS YANG BERMETAMORFOSIS (Roma 12:1-8)</title>
<link>http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/634</link>
<description>KOMUNITAS YANG BERMETAMORFOSIS (Roma 12:1-8)
Jonly Joihin
Teks Rom. 12:1-8 ialah bagian dari paruh kedua surat Roma. Banyak ahli mengonstruksi surat Roma menjadi dua bagian: pasal 1- 11 dan pasal 12-16. Jikalau bagian pertama dipenuhi dengan materi teologis maka nasehat etis menjadi fokus pada bagian kedua. Dalam konteks studi Paulus, bagian teologis disebut "indikatif" sedang bagian etis "imperatif" dengan meminjam kosakata dari dunia gramatika. Bagian indikatif membicarakan tentang siapa jemaat Roma dalam Kristus (being) dan bagian imperatif memandatkan apa yang harus mereka lakukan sebagai orang-orang yang sudah di dalam Kristus (doing). Umum dipahami juga bahwa indikatif menjadi landasan bagi imperatif. Artinya, Paulus melandaskan nasihat mengenai etika (perilaku) kristiani pada fakta bahwa jemaat Roma adalah orang-orang yang hidupnya telah diperbarui dalam Kristus. Konsekuensinya, ia mendorong mereka untuk hidup dengan cara yang baru sesuai status tersebut.
</description>
<pubDate>Sun, 01 May 2016 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/634</guid>
<dc:date>2016-05-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>JANGANLAH KUATIR: Matius 6:25-34</title>
<link>http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/633</link>
<description>JANGANLAH KUATIR: Matius 6:25-34
Jonly Joihin
Siapa yang tidak pernah kuatir? Apakah ada manusia hidup yang bisa tidak kuatir dalam kehidupannya? Saat ini kita kuatir mengenai berbagai hal: ancaman banjir dan bencana alam, mau menghadapi ujian, sulitnya mencari pekerjaan, ekonomi keluarga, dll. Hampir semua orang kuatir mengenai krisis ekonomi global dan dampaknya. Sebuah keluarga yang saya kenal, kehilangan 80% uangnya yang disimpan dalam bentuk saham. Dalam masa krisis ini, nilai sahamnya turun dari sekitar 2 miliyar rupiah menjadi sekitar 400 juta rupiah. Walaupun ada kemungkinan harga saham naik lagi, sulit bagi saya membayangkan bagaimana "rasa"nya kehilangan uang 1.600.000.000,00 rupiah sekaligus! Karena itu tema "Janganlah Kuatir" ini tampaknya tidak realistis dan tidak relavan bagi kehidupan kita.
</description>
<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/633</guid>
<dc:date>2008-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>IMAN YANG HIDUP (Yakobus 2:14-26)</title>
<link>http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/632</link>
<description>IMAN YANG HIDUP (Yakobus 2:14-26)
Hendro Lim
Yakobus 2:14-26 merupakan bagian surat Yakobus yang dipandang paling penting secara teologis, tetapi juga paling kontroversial. Ketika membaca ayat-ayat seperti Yakobus 2:14, dan 17b, sepertinya menjadikan perbuatan segala-galanya. Iman sepertinya tidak berkutik tanpa perbuatan. Apakah keselamatan melalui perbuatan? Karena penekanannya yang sedemikian pada perbuatan maka surat Yakobus kadang-kadang dipertentangkan dengan surat- surat Paulus. Sebagian ahli bahkan menganggap Yakobus sengaja menentang pemikiran Paulus. Namun anggapan ini sulit diterima karena keduanya menulis pada masa yang hampir bersamaan, dan mungkin tidak pernah saling membaca surat penulis lainnya.
</description>
<pubDate>Fri, 01 May 2015 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/632</guid>
<dc:date>2015-05-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
