<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Buku</title>
<link href="http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/7" rel="alternate"/>
<subtitle>Buku karya civitas academica STT Amanat Agung (Books by STTAA community)</subtitle>
<id>http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/7</id>
<updated>2026-11-04T22:55:46Z</updated>
<dc:date>2026-11-04T22:55:46Z</dc:date>
<entry>
<title>Baca Gali Alkitab Khotbah</title>
<link href="http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/815" rel="alternate"/>
<author>
<name/>
</author>
<id>http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/815</id>
<updated>2026-10-16T04:49:13Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Baca Gali Alkitab Khotbah
Khotbah adalah pilar utama dalam kehidupan Kristen. Khotbah menjadi pilar penopang bagi seluruh dinamika kehidupan gereja sepanjang masa. Ketika pilar itu goyah, kehidupan gereja pun turut terguncang. Khotbah tidak hanya menopang keberlangsungan kehidupan gereja, tetapi juga menentukan arah dan perjalanan kehidupan dan kesaksian gereja di tengah masyarakat tempat gereja hidup dan berkarya.Jadi, khotbah menentukan arah dan perjalanan gereja sekaligus membentuk kehidupan masyarakat. Singkatnya, khotbah itu penting! Buku ini mengupas bagaimana mempersiapkan khotbah dengan metode Baca Gali Alkitab berdasarkan genre kitab.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>BGA Khotbah: Khotbah Narasi</title>
<link href="http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/814" rel="alternate"/>
<author>
<name>Armand Barus</name>
</author>
<id>http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/814</id>
<updated>2026-10-16T04:32:29Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">BGA Khotbah: Khotbah Narasi
Armand Barus
Genre Narasi membentuk porsi terbesar dalam Alkitab. Manusia, pada segala zaman dan tempat, suka mendengar dan terpikat oleh cerita. Cerita itu bersifat universal, berbicara lintas budaya, menembus ruang dan waktu, dan bahkan menyentuh lapisan terdalam pengalaman manusia.&#13;
&#13;
Buku ini menawarkan khotbah berbasis genre narasi yang menggali pesan teks narasi, lalu membangun pesan dengan konstruksi yang lahir dari teks narasi itu sendiri. Jadi, pesan dan bentuk khotbah berakar pada teks narasi.&#13;
&#13;
Buku ini merupakan kelanjutan dari buku Baca Gali Alkitab Khotbah (BGA Khotbah). Pembaca didorong untuk membaca buku itu sebelum membaca buku ini agar memiliki dasar yang kokoh untuk membaca buku Khotbah Narasi ini.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Kemanusiaan Masa Depan (The Future Humanity)</title>
<link href="http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/744" rel="alternate"/>
<author>
<name/>
</author>
<id>http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/744</id>
<updated>2025-11-17T03:41:50Z</updated>
<published>2022-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Kemanusiaan Masa Depan (The Future Humanity)
Hendro Lim
“The future is already here,” demikian perkataan dari penulis Amerika, William Gibson. Tidak hanya sekadar alat yang memberikan kemudahan bagi manusia, teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keberadaan manusia, bahkan kehadiran Artificial Intelligence, Virtual Reality, dan Metaverse telah meredefinisi makna keberadaan manusia, relasi dengan Allah maupun sesamanya. Sejalan dengan kemajuan teknologi tersebut, keinginan manusia untuk “menjadi seperti Allah” semakin memuncak. Manusia merasa berhak menentukan desain kehidupan seksualitasnya sendiri, menutup diri terhadap yang berbeda, dan melakukan eksploitasi alam secara destruktif. Secara filosofis, manusia berbicara tentang posthumanisme, tetapi secara realitas orang-orang yang lain berbicara tentang useless generation. Di tengah kompleksitas hidup manusia ini, “Apa suara iman Kristen bagi kemanusiaan masa depan?”
</summary>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Menyemai Benih Menuai Pekerja: 25 Tahun Sejarah STT Amanat Agung, Berkarya bagi Gereja Berkiprah bagi Bangsa</title>
<link href="http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/742" rel="alternate"/>
<author>
<name>Casthelia Kartika</name>
</author>
<author>
<name>Hendro Lim</name>
</author>
<id>http://159.65.2.74:8080/xmlui/handle/123456789/742</id>
<updated>2025-11-17T02:48:20Z</updated>
<published>2022-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Menyemai Benih Menuai Pekerja: 25 Tahun Sejarah STT Amanat Agung, Berkarya bagi Gereja Berkiprah bagi Bangsa
Casthelia Kartika; Hendro Lim
Buku ini merupakan buku pertama yang dituliskan secara cukup komprehensif mengenai sejarah perjalanan STT Amanat Agung, Jakarta, berdasarkan arsip-arsip yang tersedia dan wawancara langsung dengan para pelaku sejarah.&#13;
Buku ini mengungkapkan kisah-kisah di balik karya dan kiprah STT Amanat Agung dalam tiga bagian besar. Bagian pertama buku ini membahas periode tahun-tahun perintisan sampai dengan tahun 2007 ketika STT Amanat Agung bergumul dengan hidup mati di kampus lama.&#13;
Bagian kedua, berfokus pada periode tahun 2007 sampai dengan awal tahun 2018, menjabarkan bagaimana STT Amanat Agung mulai mantap menjejakkan kaki dan mulai mengembangkan sayap, baik dalam hal tata kelola institusi, peningkatan kualitas akademik, maupun pembinaan mahasiswa.&#13;
Bagian terakhir, berfokus pada periode awal tahun 2018 sampai dengan tahun 2022 ketika STT Amanat Agung memasuki tahap konsolidasi lebih lanjut dengan memantapkan berbagai pencapaian sebelumnya. Pada periode inilah STT Amanat Agung semakin dikenal oleh gereja dan masyarakat, dukungan juga semakin meningkat, dan semakin menjadi pilihan calon mahasiswa. Kualitas penyelenggaraan pendidikan di STT Amanat Agung juga diakui oleh Badan Akreditasi Nasional–Pendidikan Tinggi (BAN-PT) yang memberikan Peringkat Akreditasi Institusi “Baik Sekali”.
</summary>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
